Di
dalam penjara rindu
Para
pencuri hati
Menderita
ditusuk-tusuk sunyi
Menyaksikan
kegelapan menari bersama sepi
Berharap
kehadiran cahaya temu
Untuk
menerangi kegelisahan hati
Hawa
dingin berebut masuk
Ke
dalam tubuh para pencuri
Menyusuri
segala luka-liku lesi
Para
pencuri tak butuh selimut apapun
Mereka
hanya butuh senyuman hangat
Dari
sang Mahadewi
Sedangkan
para adiksi cinta
Meraung-raung
dengan memegang dada
Tak
kuat lagi menahan rasa
Rasa
candu atas obat-obatan canda
Yang
telah lepas pada genggaman raga
Para
adiksi berteriak
“Pindahkan
aku ke tempat rehabilitasi rindu”
